Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rendahkanlah harga dirimu singkirkan kesombonganmu & ingatlah liang kuburmu

Rendahkanlah harga dirimu singkirkan kesombonganmu & ingatlah liang kuburmu (Syaidina Ali bin  Abu Thalib)
 ingatlah liang kuburmu

Dalam lanjutan ayat Allah Ta’ala berfirman :

وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا

“dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.” 

Maksud ayat ini adalah janganlah bersikap sombong dan angkuh. Janganlah melakukan hal tersebut karena perbuatan tersebut dibenci oleh Allah. Oleh karenanya dalam lanjutan ayat Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“ Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Syaikh ‘Abdurrahman As Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud jangan bersikap sombong yaitu begitu berbangga dengan nikmat dan akhirnya lupa pada pemberi nikmat. Dan jangan pula merasa ujub terhadap diri sendiri.

Faidah Ayat 
Terdapat celaan terhadap dua hal yang merupakan kesombongan : berpaling dari manusia karena sombong dan berjalan di muka bumi dengan angkuh. 
Hendaknya ketika seseorang berbicara dengan orang lain maka melihat dan menghadap ke wajah lawan bicaranya. 
Dalam ayat di atas terdapat penetapan bahwa Allah mencintai hamba-Nya, Allah berfirman :
إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“ Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Adanya peniadaaan kecintaan Allah terhadap orang yang sombong menunjukkan adanya penetapan cinta Allah kepada orang yang tidak sombong. 

Larangan dari bersikap sombong dan membanggakan diri baik dengan perbuatan maupun dengan perkataan. Kata (مُخْتَالٍ) artinya sombong dengan perbuatan. Sedangkan  (فَخُورٍ) artinya sombong dengan perkataan. 
Semoga kita bisa mengambil faidah dari ayat di atas dan kita berharap agar selalu terhindar dari berbagai macam bentuk kesombongan dalam diri kita.



Posting Komentar untuk "Rendahkanlah harga dirimu singkirkan kesombonganmu & ingatlah liang kuburmu"